BULETIN SKDR MINGGU KE -11 TAHUN 2025

SISTEM KEWASPADAAN DINI DAN RESPON (SKDR)
Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) adalah sebuah sistem yang berfungsi dalam mendeteksi adanya ancaman indikasi KLB penyakit menular yang dilaporkan secara mingguan dengan berbasis aplikasi website, yang dapat menampilkan alert atau sinyal peringatan dini adanya peningkatan kasus penyakit. Alert atau sinyal peringatan dini yang muncul pada sistem merupakan peringatan dini yang mengharuskan petugas untuk melakukan respon cepat agar tidak terjadi KLB.
DATA SKDR PENYAKIT POTENSIAL WABAH DUA MINGGU TERAKHIR
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor Puskesmas
No |
Penyakit |
M-10 2025 |
M-11 2025 |
1 |
Diare Akut |
65 |
61 |
2 |
Malaria Konfirmasi |
1 |
0 |
3 |
Suspek Dengue |
1 |
2 |
4 |
Pnemonia |
14 |
18 |
5 |
Diare Berdarah |
0 |
0 |
6 |
Suspek Demam
Tifoid |
7 |
1 |
7 |
Sindrom Jaundice Akut |
0 |
0 |
8 |
Suspek Chikungunya |
0 |
0 |
9 |
Suspek Flu Burung Pada
Manusia |
0 |
0 |
10 |
Suspek Campak |
1 |
1 |
11 |
Kasus Observasi Difteri |
0 |
0 |
12 |
Suspek Pertusis |
0 |
0 |
13 |
Acute Flacid
Paralysis (AFP) |
0 |
0 |
14 |
Gigitan Hewan
Penular Rabies |
3 |
1 |
15 |
Suspek Antraks |
0 |
0 |
16 |
Suspek Leptospirosis |
0 |
0 |
17 |
Suspek Kolera |
0 |
0 |
18 |
Suspek Meningitis/Ensefalitis |
0 |
0 |
19 |
Suspek Tetanus Neonatorum |
0 |
0 |
20 |
Suspek Tetanus |
0 |
0 |
21 |
ILI (Penyakit Serupa Influenza) |
0 |
1 |
22 |
Suspek HFMD |
0 |
2 |
23 |
ISPA |
263 |
223 |
24 |
COVID-19 Konfirmasi |
0 |
0 |
Total Kunjungan |
3422 |
3121 |
Penyakit yang mengalami peningkatan pada minggu ke-11 tahun 2025 :
- Suspek Dengue
- Pnemonia
- Suspek Campak
- ILI (Penyakit Serupa Influenza)
- Suspek HFMD
KELENGKAPAN LAPORAN
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor Puskesmas dan Rumah Sakit
Berdasarkan grafik diatas pada minggu ke-11, kelengkapan laporan pada SKDR sebesar 100 % yang berasal dari 18 unit pelapor.
KETEPATAN LAPORAN
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor Puskesmas dan Rumah Sakit
Berdasarkan grafik disamping pada minggu ke-11, ketepatan laporan pada SKDR sebesar 100 % yang berasal dari 18 unit pelapor.
GAMBARAN ALERT YANG MUNCUL PADA WEB SKDR
b. Trend Kasus Dibandingkan Tahun Sebelumnya
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor
Puskesmas
Berdasarkan grafik trend kasus Suspek Dengue diatas di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo minggu ke-11 tahun 2025 terlihat mengalami peningkatan dari minggu sebelumnya, yaitu 1 kasus pada minggu ke-10 tahun 2025 meningkat menjadi 2 kasus pada minggu ke-11 tahun 2025. Apabila dibandungkan dengan jumlah kasus pada tahun sebelumnya, kasus Suspek Dengue pada minggu ke-11 tahun 2025 masih rendah.
b. Distribusi Kasus Berdasarkan Unit Pelapor
Berdasarkan grafik dibawah ini, meunjukkan bahwa kasus Suspek Dengue pada minggu ke-11 tahun 2025 terjadi di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan dan Puskesmas Pilolodaa Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo.
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor
Puskesmas
2. Pnemonia
a. Trend Kasus Dibandingkan Tahun Sebelumnya
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor
Puskesmas
b. Distribusi Kasus Berdasarkan Unit Pelapor
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor Puskesmas
Sumber Data : Website SKDR Unit Pelapor Puskesmas
a. Status Rumor di EBS SKDR
Pada garifk dibawah ini, menunjukkan dari minggu ke-1 sampai dengan minggu ke-11 tahun 2025 terdapat 14 penyakit yang dilaporkan pada EBS SKDR. Adapun penyakit yang dilaporkan yaitu Dengue (39 kasus), Suspek Mumps (37 kasus), Suspek Varicella (9 kasus), Malaria (8 kasus), Keracunan Makanan (6 kasus), Suspek Leptospirosis (6 kasus), Suspek Campak (4 kasus), Suspek HFMD (3 kasus), Hepatitis (2 kasus), GHPR (2 kasus), Acute Flaccid Paralysis (AFP) (1 kasus), Tetanus (1 kasus), Diare Berdarah/Disentri (1 kasus) dan penyakit lain-lain (1 kasus0).
- Pada minggu ke-11 secara Kota Gorontalo, indikator kelengkapan dan ketepatan laporan, respon alert dan respon alert kurang dari 24 jam serta kemunculan alert sudah mencapai target
- Terdapat 5 penyakit yang mengalami peningkatan pada minggu ke-11 berdasarkan laporan Puskesmas yaitu : Suspek Dengue, Pnemonia, Suspek Campak, ILI (Penyakit Serupa Influenza) dan Suspek HFMD.
- Berdasarkan laporan EBS SKDR minggu ke-11 terdapat penyakit yang terbanyak di laporkan yaitu : Dengue dan Suspek Mumps.
Rekomendasi :
- Lakukan kajian epidemiologi terus-menerus secara sistematis terhadap perkembangan penyakit berpotensi KLB yang ada di wilayah kerja Puskesmas, sehingga dapat mengidentifikasi adanya ancaman KLB di wilayahnya kerja Puskesmas.
- Diharapkan kepada petugas surveilans untuk terus meningkatkan surveilans dan kewaspadaan dini penyakit potensial KLB/wabah dengan melakukan analisa/kajian trend kasus di wilayahnya masing- masing.
- Meningkatkan kewaspadaan dini terhadap kasus suspek Campak dengan penguatan surveilans PD3I dengan melihat cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas dan memberikan perhatian kepada ibu hamil yang usia kandungannya berada di trimester ke-1 dan trimester ke-2 agar tidak mudah tertular.
- Fasyankes di Kota Gorontalo di himbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap orang dengan gejala demam lebih dari sama dengan 38 derajat celsius (diukur pada saat di fasyankes) disertai batuk kurang dari 10 hari. Jika ditemukanpasien dengan kasus tersebut, maka lakukan SWAB/test RDT Antigen.
- Meningkatkan kewaspadaan dini terhadap kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) dan Leptospirosis dengan melaksanakan koordinasi lintas sektor.
- Surveilans ketat dengan memperkuat monitoring dan evaluasi terkait pencatatan dan pelaporan pada kasus-kasus yang mengalami peningkatan dan pada situasi khusus (KLB) secara realtime sampai kondisi kembali normal dan KLB 1. dinyatakan berakhir.
(Meilyn B Maaruf/Tim Kerja Surveilans & Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Gorontalo)
Berita Terkait


